4 Pengembangan Destinasi Super Prioritas yang Dipercepat Pemerintah.

Dari 10 target Bali Baru, akan ada 4 destinasi yang dipercepat. Karena pariwisata dianggap sebagai penerima terbesar mata uang asing.

4 target yang disebut sebagai “Prioritas Super” adalah Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur dan Danau Toba. Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) kemarin dalam pertemuan dengan beberapa menteri kabinet di Kantor Wakil Presiden Indonesia, Rabu (2019/02/02) memprioritaskan pengembangan sektor pariwisata di destinasi prioritas.

“Perkembangan sektor pariwisata sangat penting karena memiliki kaitan dengan mata uang di Indonesia. Terutama pengembangan 4 target ” Super Priority “, katanya dalam siaran pers (Kamis 14 / 02/2019).

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kominfo Rudiantara, Menteri ATR/BPN Sofyan Jalil, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Kepala BKPM Thomas Lembong menghadiri rapat tersebut.

Pada pertemuan itu, Wakil Presiden JK mengundang semua staf untuk menegaskan kembali komitmen mereka terhadap pengembangan sektor pariwisata. Caranya dengan memberikan kontribusi melalui tugas dan fungsi utama masing-masing.

“Saat ini, pariwisata telah mencapai $ 17 miliar, lebih dari sektor lain,” kata JK.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pada pertemuan itu bahwa sektor pariwisata di Indonesia tumbuh dengan cepat dan berada di atas pertumbuhan regional dan global.

“Pertumbuhan pariwisata di Indonesia adalah 22 persen di atas rata-rata global hanya 6,4 persen,” kata Arief.

Selain itu, menurut Arief, penerapan digitalisasi maksimum telah dengan cepat meningkatkan pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia. “Laju digitalisasi sekarang penting karena 70 persen dari riset pasar perjalanan meneliti secara online sebelum perjalanan, divisualisasikan dan informasi diambil dengan tujuan online. Melalui penggunaan digital, konsumen mendapatkan layanan yang lebih baik, tetapi dengan biaya yang lebih rendah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *